Manajemen Sumberdaya Keluarga Menuju Kehidupan Keluarga yang Berkualitas

Keluarga sebagai institusi terkecil yang ada di dalam masyarakat tentunya tidak akan terlepas dari berbagai permasalahan. Permasalahan yang ada di Indonesia sekarang ini adalah kualitas sumberdaya manusia. Hal ini tentunya berkaitan erat dengan kualitas keluarga itu sendiri, bila keluarga tersebut berkualitas maka otomatis akan melahirkan sumberdaya manusia yang berkualitas pula. Setiap keluarga mempunyai kemampuan dan sumberdaya yang berbeda-beda baik materil ataupun non materil. Misalnya saja dari segi ekonomi, pendapatan keluarga satu dengan lainnya pasti berbeda tetapi setiap keluarga pasti memiliki keinginan untuk dapat hidup dengan sejahtera.

Adanya kebutuhan setiap anggota keluarga yang tidak terbatas sedangkan sumberdaya yang tersedia sangat terbatas merupakan hambatan dalam kehidupan keluarga. Salah satu faktor penyebab terjadinya permasalahan yang ada di dalam keluarga adalah tidak adanya pengelolaan sumberdaya keluarga dengan baik. Apabila sebuah keluarga tidak dapt mengelola sumberdayanya dengan baik, maka keluarga tersebut akan sulit untuk mencapai tujuan yang diinginkan sehingga untuk membangun keluarga yang berkualitas pun akan sulit. Tidak adanya pengelolaan sumberdaya keluarga yang baik juga dapat menyebabkan ketidakharmonisan dalam keluarga. Contohnya saja bila keuangan keluarga tidak dikelola dengan baik dan terjadi ‘besar pasak daripada tiang’, bisa saja terjadi pertengkaran antara suami dan istri karena kebutuhan-kebutuhan yang belum dapat terpenuhi sehingga pada akhirnya terjadi perceraian atau kehidupan keluarga yang berjalan tidak baik.

Sehingga, untuk mencapai kehidupan keluarga yang harmonis dan berkualitas, diperlukan adanya pengelolaan sumberdaya keluarga dengan baik. Setiap anggota keluarga mempunyai tanggung jawab yang sama dalam mengelola sumberdaya yang dimiliki.

Manajemen memiliki arti  mengarah kepada proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan pengendalian, yang mana keempat proses tersebut saling mempunyai fungsi masing-masing untuk mencapai suatu tujuan organisasi. Organisasi dalam hal ini tentu saja adalah keluarga. Sedangkan manajemen Sumber Daya Keluarga adalah penggunaan sumber daya keluarga dalam usaha atau proses mencapai suatu tujuan yang dianggap penting oleh keluarga

Keluarga pasti memiliki tujuan yang ingin dicapainya.  Untuk mencapai tujuan tersebut, keluarga memerlukan adanya perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, pengendalian hingga pengambilan keputusan. Keluarga juga merupakan sebuah sistem yang didalamnya terdapat subsistem-subsistem yang saling bergantung satu sama lainnya untuk mencapai tujuan. Dalam melakukan proses manajemen di dalam keluarga, terdapat proses input, proses dan output. Input dapat berupa sumberdaya yang dimiliki seperti informasi, tenaga, uang atau waktu yang akan diproses sehingga menghasilkan output terhadap sumberdaya tersebut berupa feedback yang berpengaruh terhadap input selanjutnya. Selain keluarga sebagai sistem yang didalamnya terdapat proses manajemen, subsistem dalam keluarga juga memiliki proses personal yang mempengaruhi proses tersebut. Oleh karena itu, setiap anggota keluarga mempunyai tanggung jawab dan peran masing-masing untuk mencapai tujuan keluarga.

Pada masa sekarang ini di Indonesia, seringkali terdengar kasus-kasus yang menunjukan rendahnya kualitas keluarga. Kasus yang sering terjadi seperti kekerasan dalam rumah tangga akibat faktor ekonomi, anak remaja yang terjerumus dalam pergaulan bebas, pendidikan yang rendah atau keretakan rumah tangga hingga berujung pada perceraian dan permasalahan yang sering terjadi adalah kemiskinan.

Hal-hal tersebut tidak lain adalah karena kurangnya pengelolaan sumberdaya yang baik oleh keluarga. Sumberdaya yang dimaksud disini adalah dapat berupa sumberdaya non manusia atau materi, sumberdaya waktu, sumberdaya ekonomi, sumberdaya fisik ataupun nonfisik. Bila adanya keterbatasan dalam kepemilikan sumberdaya tersebut, maka diperlukan pengelolaan yang baik bagaimana dengan sumberdaya yang terbatas dapat mencapai tujuan keluarga.  Langkah awal yang paling tepat adalah dengan membuat perencanaan. Perencanaan yang baik adalah rencana yang tertulis dan jelas agar keluarga dapat memiliki pegangan dan arahan untuk mencapai tujuannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s